Ada individu berumur 68 tahun yang masih mampu berjalan jauh, bersosial, dan memiliki tenaga untuk menikmati hidup. Namun, ada juga yang berusia 64 tahun yang mulai merasa tubuhnya lemah; kaki tidak kuat, cepat penat, dan ada yang mengalami bengkak.
Ini bukanlah isu tentang siapa yang lebih rajin atau malas, atau siapa yang lebih kuat atau lemah. Jawapannya sering kali berkisar pada satu faktor yang tidak kita sedari: otot.
Otot bukanlah sekadar hiasan tubuh, melainkan adalah sumber kekuatan untuk usia lanjut. Apabila otot semakin berkurang disebabkan oleh gaya hidup yang kurang aktif, kita akan:
– Cepat merasa letih.
– Takut untuk berjalan.
– Makin banyak duduk.
– Mengalami penurunan kondisi fisik.
Orang yang aktif bekerja dan menjalani kehidupan sosial biasanya tetap bergerak hingga usia tua. Sementara itu, mereka yang banyak berada di rumah mungkin akan mengalami kehilangan kemampuan bergerak tanpa menyedarinya.
Kabar baiknya, kekuatan bukanlah sesuatu yang diberikan, tetapi dapat dibangun. Ini tidak memerlukan tekad yang besar, tetapi dengan kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari.
Hari ini, jika anda melihat orang tua semakin lemah, jangan tunggu lagi. Ambil langkah pertamamu. Langkah kecil sering kali menjadi pintu untuk kehidupan yang lebih panjang.
Source






